
Results are a mathematical projection assuming a fixed rate and no additional contributions, taxes, or fees. Real-world returns vary — consult a financial professional for personal investment decisions.
Bunga majemuk adalah bunga yang dihitung baik atas pokok awal maupun atas bunga yang sudah terkumpul dari periode-periode sebelumnya. Berbeda dengan bunga sederhana yang hanya dihitung dari pokok awal, bunga majemuk menginvestasikan kembali hasil setiap periode — saldo tumbuh secara non-linear. Inilah mekanisme di balik mengapa tabungan jangka panjang, dana pensiun, dan dividen yang diinvestasikan ulang bisa jauh melampaui proyeksi linear jangka pendek.
A = P × (1 + r/n)n·t
Dengan A = jumlah akhir, P = pokok, r = tingkat bunga tahunan dalam desimal, n = jumlah periode bunga per tahun, t = waktu dalam tahun.
Untuk bunga majemuk kontinu (n → ∞): A = P × er·t, dengan e ≈ 2,71828.
Anda menyetor Rp 1.000 dengan bunga 5 % per tahun, dimajemukkan bulanan, selama 10 tahun:
A = 1000 × (1 + 0,05/12)12·10 ≈ Rp 1.647,01
Anda memperoleh Rp 647,01 dalam bunga. Dengan bunga majemuk kontinu: Rp 1.648,72, hanya selisih Rp 1,71.
| Frekuensi | n (periode/tahun) | Contoh: Rp 1.000 di 5% selama 10t |
|---|---|---|
| Tahunan | 1 | Rp 1.628,89 |
| Setengah-tahunan | 2 | Rp 1.638,62 |
| Kuartalan | 4 | Rp 1.643,62 |
| Bulanan | 12 | Rp 1.647,01 |
| Mingguan | 52 | Rp 1.648,33 |
| Harian | 365 | Rp 1.648,66 |
| Kontinu | ∞ | Rp 1.648,72 |
Untuk perencanaan pribadi, konsultasikan dengan penasihat keuangan.